Oknum ASN di Kampar Divonis 3 Tahun Penjara, Kejaksaan Kembalikan Barang Bukti

oleh -

BERSERIP0S.COM, Kampar – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar mengembalikan sejumlah barang bukti dalam perkara dugaan korupsi kegiatan Sistem Informasi Kesehatan Daerah (SIKDA) Bantuan Keuangan Propinsi Riau Tahun Anggaran 2017 pada Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Rabu, (16/6) kemarin.

Pengembalian barang bukti dilakukan karena status perkara sudah berkekuatan hukum tetap atau incracht.

“Benar, kemarin kita dari pihak Kejaksaan Negeri Kampar mengembalikan sejumlah barang bukti berupa sepuluh unit komputer beserta kelengkapannya dan satu unit printer. Semua diserahkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar,” ujar Kajari Kampar, Arief Budiman Melalui Kasi Pidsus, Amri Rahmanto Suyekti, Kamis 17 Juni 2020.

Amri menyebutkan, dalam perkara dugaan korupsi SIKDA itu pihak mejelis Hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru sudah menyatakan bahwa terdakwa, Asfiar Effendi alias Gope terbukti melanggar Pasal 10 Undang-undang (UU) RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Terdakwa Asfiar Effendi terbukti bersalah melakukan tindakan pidana korupsi. Hakim menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 3 tahun. jadi sudah incracht,” beber Amri saat dihubungi Berseripos.com.

Diketahui sebelumnya, pihak Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau berhasil menangkap seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Asfiar Effendi alias Gope.

Asfiar Effendi alias Gope ditangkap oleh pihak Kepolisian di tempat persembunyiaannnya di Jakarta Selatan pada Selasa (29/12/2020) lalu.

Kala itu ia diduga terlibat dalam perkara dugaan korupsi kegiatan Sistem Informasi Kesehatan Daerah (SIKDA) Bantuan Keuangan Propinsi Riau Tahun Anggaran 2017 pada Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar senilai Rp2 miliar lebih.**

(YD)

Comment