Usai Diperiksa, Mantan Kepala Desa di Kampar Mengaku Kurang Sehat

oleh -

BERSERIPOS.COM, Kampar – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar melakukan pemeriksaan terhadap mantan Kepala Desa Binuang Kecamatan Bangkinang Kabupaten Kampar inisial RL, Rabu (7/6/2021).

Pemeriksaan RL dilakukan untuk dimintai keterangan terkait dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan Dana Desa semasa ia menjabat.

Dari pantauan, pemeriksaan mantan kades itu dilakukan pada siang menjelang sore.

RL tampak menggunakan baju motif bunga dan jilbab berwarna hitam.

Usai dilakukan pemeriksaan yang bersangkutan bergegas menuju mobil yang sudah terpakir di halaman kantor Kejaksaan Negeri Kampar.

RL tak menghirauan konfirmasi yang dilakukan oleh sejumlah wartawan yang kebetulan berada di Kantor Kejaksaan.

Sembari menuju mobil, RL terus mengelak ketika ditanya terkait kehadirannya di Kantor Kejaksaan Negeri Kampar.

Ia mengaku saat ini dalam kondisi kurang sehat

“Maaf ya saya kurang sehat,” jawabnya dengan singkat.

Terpisah, Kasi Intel Kejari Kampar, Silfanus Rotua Simmanulang membenarkan bahwa RL telah diperiksa hari ini.

Mantan Kades Binuang itu diperiksa terkait dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan Dana Desa sewaktu dia menjabat.

Silfanus mengatakan pemeriksaan RL hanya untuk dimintai keterangan saja.

“Yang bersangkutan hanya dimintai keterangan saja terkait dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan Dana Desa sewaktu dia menjabat,” kata  Silfanus.

Pemanggilan RL ini berdasarkan tindaklanjut dari laporan pengaduan yang masuk ke Kejari Kampar.

“Pemanggilan RL yang kita lakukan pada hari ini sebagai tindaklanjut dari laporan pengaduan yang masuk ke kita terkait dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan desa di Desa Binuang Kecamatan Bangkinang Kabupaten Kampar periode 2013 -2019,” beber Silfanus.

Silfanus juga mengaku bahwa sebelumnya ia telah memeriksa sejumlah pihak terkait yang berhubungan dengan laporan itu.

Keterangan-keterangan sudah diambil untuk meringkaskan pemeriksaan terkait dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan Dana Desa

“Sejumlah pihak sudah kita panggil untuk dimintai keterangan,” ulasnya.**(Yudha)

Comment