Kadivpas Hilal Perintahkan Ka UPT se-Riau Agar Menindak Tegas Oknum Petugas yang “Bermain”

oleh -

BERSERIPOS.COM, Pekanbaru – Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Riau menggelar kegiatan Focus Group Discussion bidang keamanan yang bertajuk ”Tindakan Pengamanan terhadap Gangguan Keamanan dan Ketertiban di Lapas/Rutan se- Riau, Kamis (22/7).

Kegiatan itu dilakukan sesuai dengan arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan pada rapat virtual yang digelar Rabu (21/7) yang lalu.

Dalam kegiatan FGD tersebut menghadirkan seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan beserta Ka. KPLP dan Ka. KPR se – Riau.

Sebelum menggelar FGD, seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan beserta Ka. KPLP dan Ka. KPR melakukan apel pagi yang di pimpin oleh Maulidi Hilal.

Kegiatan Focus Group Discussion Bidang Keamanan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Riau, Pujo Harinto.

Dalam sambutannya, Pujo menyampaikan bahwa kegiatan FGD ini bertujuan untuk menciptakan rasa keamanan dan ketertiban yang kondusif, dimana apabila dalam suatu organisasi tidak tercipta rasa aman atau terjadi gangguan keamanan, maka akan berpengaruh pada seluruh Aspek.

“Pembinaan tidak akan terlaksana dengan efektif. Begitu juga dengan perawatan dan pelayanan terhadap WBP lainnya bilamana ada gangguan keamanan dan ketertiban,” ucap Pujo dalam keterangan tertulis yang diterima berseripos.com, Jumat 23 Juli 2021.

Sementara itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan, Maulidi Hilal juga menegaskan bahwa Kepala Unit Pelaksana Teknis dan Ka. KPLP serta Ka. KPR harus lebih tegas lagi dalam menyikapi gejala gangguan keamanan dan ketertiban, serta cepat tanggap dalam menangani masalah gangguan keamanan ketertiban yang muncul sebagai upaya Deteksi Dini.

“Lebih baik memperbaiki sarana keamanan sebelum terjadi gangguan keamanan dan ketertiban, bukan menunggu kejadian, setelah itu baru bisa memperbaiki,” ujar Maulidi Hilal.

Pada kesempatan itu, Hilal juga sempat menyinggung tentang masih adanya peredaran Handphone serta peredaran Narkoba di Lapas dan Rutan, tentunya hal ini menjadi perhatian serius bagi pihaknya.

Untuk itu, kata Dia, perlunya tindakan tegas bagi oknum petugas yang masih mencoba menyelundupkan Handphone.

“Menyelundupkan Handphone sama dengan menyelundupkan Narkoba. Handphone adalah sumber masalah peredaran Narkoba didalam Lapas dan Rutan, untuk itu maksimalkan pemberdayaan dan tingkatkan Razia diblok hunian Warga, berdayakan seluruh potensi yang ada baik internal maupun eksternal,” kata Hilal sembari mengintruksikan kepada para Ka. UPT dan Ka. KPLP/Ka. KPR.

Untuk diketahui, Kegiatan FGD dilakukan dengan metode diskusi kelompok yang terfokus tentang peredaran gelap Narkoba
dan Handphone yang disinyalir dari oknum petugas.

Focus Group Discussion ini diharapkan secara langsung menuju sasaran dalam mengatasi gangguan keamanan dan ketertiban yang terjadi di beberapa UPT Pemasyarakatan Riau dalam periode satu triwulan terakhir, sehingga dapat menciptakan situasi kondisi UPT Pemasyarakatan yang kondusif. Kegiatan FGD diakhiri dengan laporan dari setiap Kelompok Kepala Unit Pelaksana Teknis dan Ka. KPLP serta Ka.Rutan.** (Yudha)

Comment