Karhutla di Riau Berdampak Pada Satwa, Ular Sanca Hingga Kura-kura Mati Terbakar

oleh -
Petugas Manggala Agni Siak saat menemukan seekor ular sanca yang mati terbakar akibat karhutla, di Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Riau, Sabtu (31/7/2021).(Dok. Manggala Agni Siak)

BERSERIPOS.COM, PEKANBARU – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya berdampak bagi manusia, tetapi juga satwa.

Seperti karhutla yang terjadi di Kampung (Desa) Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, ada ular hingga kura-kura yang mati karena terbakar.

“Kami tadi pagi menemukan seekor ular jenis sanca dan kura-kura yang mati terbakar akibat karhutla,” kata Koordinator Pemadam Manggala Agni Sumatera V daerah Operasi (Daops) Siak Joko Susilo, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (31/7/2021).

Ia menjelaskan, karhutla di Kampung Dayun terjadi sejak, Kamis (29/7/2021). Lahan yang terbakar merupakan semak belukar tanah gambut.

Karhutla sudah dipadamkan tim satgas yang terdiri dari Manggala Agni Siak, TNI, Polri, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan dibantu pemadam dari sejumlah perusahaan di wilayah itu.

Joko mengaku api sangat sulit dipadamkan karena lahan yang terbakar adalah tanah gambut dengan kedalaman mencapai tiga meter

“Kami sempat kewalahan. Karena areal yang terbakar lebih kurang dua hektar. Gambutnya dalam, sekitar tiga meter. Tapi, syukurlah api sudah padam karena dibantu hujan juga tadi malam,” kata Joko.

Tim satgas juga melakukan pengecekan untuk memastikan api benar-benar padam pagi tadi.

Saat itulah, Joko dan anggotanya menemukan seekor ular sanca dan seekor kura-kura mati terbakar akibat karhutla.

Petugas sempat kaget melihat ular yang melintang di atas tanah gambut yang habis terbakar. Setelah dicek, ternyata sudah mati.

“Ya, kami kaget juga. Karena ular sanca yang mati ini besar, ukuran sekitar tiga meter. Kita juga temukan seekor kura-kura yang mati terbakar,” tutup Joko.

 

 

Kompas.com

Comment