Lonjakan Covid-19 di Dinkes Kampar, Puluhan Nakes Terpapar

oleh -
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Rahmat.

BERSERIPOS.COM, Kampar – Amuk covid juga melanda Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, pasalnya sejumlah tenaga Kesehatan (Nakes) terpapar virus corona dalam beberapa pekan terakhir ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Rahmat mengatakan ada sebanyak 83 Nakes yang terpapar covid. Sejumlah Nakes itu terdiri dari petugas di lingkungan Dinas Kesehatan dan puskesmas yang ada di Kabupaten Kampar.

“Ada 83 Nakes yang terpapar covid-19, dua belas diantaranya sebagai petugas di Dinas Kesehatan sedangkan 71 nya tersebar di 24 Puskesmas dari 31 Puskesmas yang ada di Kabupaten Kampar,” ujarnya, Selasa 3 Agustus 2021.

Rahmat mengatakan penanganan terhadap Nakes yang terpapar covid dilakukan sesuai dengan standar operasioal prosedur.

Ia mengatakan sejumlah Nakes yang terpapar covid-19 dilakukan isolasi mandiri di beberapa tempat dan sebagiannya dirawat di Rumah Sakit.

“Isolasi mandiri ada yang dilakukan di Stanum, serta rumah sakit rujukan, kita juga suplay Vitamin kepada petugas di lingkungan Dinas Kesehatan sehingga tidak mudah terpapar dalam menangani covid-19” bebernya.

Rahmat menjelaskan, untuk Puskesmas yang ada Nakesnya terkonfirmasi covid, pihaknya juga sudah melakukan tracing covid serta uji screening terhadap seluruh pegawai yang dimulai pada 1 Agustus kemarin.

Manurutnya, hal itu dilakukan untuk meminimaliir penyebaran covid di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar.

“Kita lakukan screening terhadap seluruh pegawai puskesmas yang ada Nakesnya terpapar covid, itu mesti kita jalani sesuai dengan SOP,” katanya.

Rahmat mengakui saat ini pihaknya masih terus melakukan upaya menekan angka lonjakan covid di Kabupaten Kampar.

Ia juga tak menampik bahwa dirinya beserta staff sempat terpapar covid-19.

“Saya, Kabid, Kasi, staff juga terpapar, saat ini saya sudah dalam kondisi normal atau negatif covid-19,” ujarnya.

Hingga kini, kata Dia, pihaknya saat ini menerapkan Work From Home (WFH) untuk tetap produktif dalam menjalani tugas.

“Sekarang ada 50% petugas yang menjalani WFH, hal itu dilakukan agar petugas tetap produktif menjalani aktifitas dalam pekerjaan. Ini tanggungjawab kita” ini tanggungjawab kata Rahmat memungkasi.** (Yudha)

Comment