Dugaan Korupsi Dana Bantuan, Mantan Kepala SMK Ini Jadi Tersangka

oleh -
Suasana Kantor Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Kota Semarang di Pelabuhan Semarang. (foto: Ist)

BERSERIPOS.COM, Semarang – Mantan Kepala SMK Wira Samudera Semarang, AJP (54) menjadi tersangka dugaan korupsi penggunaan dana bantuan pengembangan SMK kelautan senilai Rp1 miliar. Namun tersangka tidak ditahan.

Alasannya, tersangka dinilai kooperatif dalam proses pemeriksaan penyidik Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Kota Semarang di Pelabuhan Semarang, Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan oleh tim penyidik Cabjari Semarang saat ditemui pihak Yayasan Pendidikan Pembangunan (YPP) yang menaungi SMK Wira Samudera dan komite sekolah, Selasa (24/8/2021).

Pihak yayasan dan komite sekolah mendatangi Cabjari untuk mempertanyakan proses hukum dan status mantan kepala sekolahnya tersebut.

“Sudah ditetapkan tersangka pada 14 April 2021. Saat ini sedang proses penyidikan. Pendalaman dan pemeriksaan saksi-saksi masih kami lakukan,” kata tim penyidik yang diwakili Dewi Rahmaningsih N kepada pihak sekolah.

Hingga kini sudah sekitar 20 saksi yang telah dipanggil untuk proses pemeriksaan. Kepada pihak sekolah, Dewi juga menjelaskan alasan kenapa AJP tidak ditahan padahal sudah menyandang status tersangka.

“Belum ditahan, karena kooperatif, setiap dipanggil langsung datang besoknya, tidak mungkin tidak. Lalu yang bersangkutan ada penyakit jantung, ada surat keterangan bahwa berobat ke rumah sakit untuk medical check up,” katanya.

Tersangka saat ini masih menjadi guru di salah satu sekolah kejuruan pelayaran di Cirebon, yakni SMK Pelayaran Buana Bahari. Namun demikian, kata tim penyidik, untuk pelaksanaan pemeriksaan tetap di Semarang. Selama proses pembelajaran jarak jauh tersangka melaksanakan secara daring di Semarang.**

 

 

Inews.id

Comment