Kajari Kampar Kunjungi Universitas Pahlawan, Bahas Penelitian Khususnya Ilmu Hukum

oleh -

BERSERIPOS.COM – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar melakukan kunjungan ke Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Selasa (7/9).

Kunjungan itu dalam rangka kerjasama peningkatan dan pengembangan SDM guna memenuhi kebutuhan stakeholder di wilayah Riau.

Selain itu, kunjungan tersebut berkaitan dengan kerjasama yang akan direncanakan oleh pihak Kejaksaan Negeri Kampar dengan Universitas Pahlawan.

“Ia tadi kita silaturahmi ke Universitas Pahlawan. Dalam kesempatan itu kita membahas terkait kerjasama di bidang pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan serta penelitian khususnya ilmu hukum,” ujar Kajari Kampar, Arief Budiman, SH., MH saat dikonfirmasi Berseripos.com, Selasa 7 September 2021.

Dia mengatakan, kedatangan pihaknya memang sudah diagendakan sudah jauh – jauh hari.

Menurutnya, untuk penguatan kinerja institusi dibutuhkan sinergitas antar lembaga, apalagi dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta penelitian khususnya ilmu hukum tentunya saling berkaitan.

Ditanya tentang kelanjutan kunjungan itu, Arief mengungkapkan bahwa pihaknya akan berencana untuk melakukan Memorandum of Understanding (MoU), hanya saja ia masih menyusun dan mematangkan program-program yang akan disepakati.

“Iya, rencananya seperti itu,” tandasnya.

Untuk diketahui, pada akhir tahun 2020, Mahasiswa Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Fakultas Hukum sempat mengunjungi kantor Kejaksaan Negeri Kampar.

Kunjungan ke Kantor Kejaksaan Negeri Kampar dilakukan guna lebih mengenal Jaksa sebagai pengacara negara, serta melihat langsung bagaimana mekanisme pelimpahan berkas Perkara yang diterima Kejaksaan Negeri Kampar serta melihat langsung ruang sidang dan proses persidangan melalui virtual.

Kala itu, Mahasiswa yang datang langsung disambut oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kampar, yang masih dijabat oleh Suhendri yang didampingi oleh sejumlah Jaksa Fungsional.

Para Jaksa memberikan pemahaman kepada belasan mahasiswa bagaimana tugas dan fungsi Kejaksaan sebagai salahsatu pihak penegak hukum.

Para Jaksa juga memberikan arahan serta memperkenalkan bahwa Kejaksaan tidak hanya berkutat mengenai pidana tetapi juga perdata dan juga tata usaha negara.

Selain itu, memberikan pahaman tentang bagaimana cara proses penanganan perkara dan praktek dalam melakukan penegakan hukum terutama terkait proses persidangan menjadi bahan diskusi guna mematangkan kesiapan dalam melakukan Praktek Peradilan Semu.

Mahasiswa dapat lebih mengenal dan memahami secara mendalam tehnik dan tata cara dalam pengananan perkara hingga pada pelaksanaan eksekusi perkara sesuai Hukum Acara yang berlaku.** (Yudha)

Comment