Belajar dari Tangerang, Lapas Bangkinang Tertibkan Instalasi Listrik

oleh -

BERSERIPOS.COM – Guna mengantisipasi kejadian yang menimpa Lapas Kelas I Tangerang, yakni terjadinya peristiwa korsleting listrik yang mengakibatkan kebakaran pada blok hunian, hari ini petugas PLN Cabang Kampar mendatangi Lapas Kelas IIA Bangkinang untuk memeriksa instalasi listrik yang ada di Lapas Bangkinang, Kamis (09/09).

Setiap panel kelistrikan yang ada di Lapas mulai dari bangunan kantor, fasilitas layanan hingga blok hunian dilakukan pengecekan.

Selain itu petugas PLN melakukan uji kelayakan instalasi jaringan listrik yang nantinya akan dilakukan perbaikan instalasi apabila kiranya terdapat kemungkinan akan terjadi permasalahan di panel kelistrikan tersebut.

“Setelah kami berkoordinasi dengan PLN setempat, hari ini dilakukan pengecekan terhadap panel kelistrikan yang ada di Lapas,” kata Kalapas Kelas IIA Bangkinang, Sutarno pada Berseripos.com Kamis (9/9).

Menurutnya, kehadirnya petugas PLN ini merupakan upaya deteksi dini dari Lapas Bangkinang agar dapat memastikan bahwa tidak terjadi permasalahan pada panel kelistrikan di kantor, fasilitas layanan maupunl blok hunian.

“Koordinasi ini sangat penting guna memastikan kondisi panel listrik di kantor maupun di blok hunian, maka kita lakukan pengecekan,” terang Sutarno.

Usai melakukan pengecekan, Sutarno juga tak lupa mengadakan sosialisasi serta menertibkan instalasi listrik kepada WBP untuk menindaklanjuti arahan dari Sekretaris Jenderal Kemenkumham RI dan Direktur Jenderal Pemasyarakatan.

Dalam sosialisasinya, ia mengingatkan kepada warga binaan agar tidak melakukan pencurian arus listrik di kamar hunian, sebab hal ini merupakan salah satu pemicu terjadinya korsleting listrik.

“Mari sama-sama kita jaga kondusifitas Lapas ini, Lapas ini merupakan rumah persinggahan sementara saudara, jagalah selayaknya menjaga rumah saudara diluar sana,” ungkap Sutarno.

Selain melakukan penertiban listrik, Dia juga tak lupa mensosialisasikan perihal penggunaan peralatan listrik kepada pegawai, yang mana supaya lebih berhati hati dalam menggunaan peralatan listrik.

“Tingkatkan kepedulian kita terhadap keamanan pemakaian listrik termasuk penggunaan peralatan listrik yang ada dikantor, kalau bukan kita yang peduli siapa lagi,” ujar Sutarno.**(YD)

Comment