Sumur minyak ilegal Meledak, 1 Penambang Dikabarkan Tewas dan 4 Terluka

oleh -
Foto: Ilustrasi (Internet)

BERSERIPOS.COM – Sumur minyak ilegal di Desa Keban I, Kecamatan Sanga Desa, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan meledak. Seorang penambang tewas dan empat lainnya mengalami luka bakar serius akibat peristiwa itu.

Korban tewas adalah SI, warga setempat. Sementara korban luka masih menjalani perawatan di RSUD Sekayu, masing-masing JH (41) dan SA (49) warga sekitar, serta RO (48) dan S (34), warga Rajabasa, Lampung.

Peristiwa itu terjadi ketika para korban sedang beraktivitas, Kamis (9/9) malam. Ledakan hebat mengakibatkan kobaran api dan mengenai mereka.

Api akibat ledakan belum juga padam. Pihak terkait masih berupaya melakukan pemadaman.

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Alamsyah Pelupessy mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan olah TKP untuk penyelidikan. Sementara pemilik tambang ilegal itu masih diburu karena kabur usai kejadian.

“Satu tewas dan empat mengalami luka bakar. Kami masih kejar pemilik sumur, yakni inisial RS yang berusia 48 tahun,” ungkap Alamsyah, Minggu (19/9).

Kepala Bidang Energi Dinas Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Sumsel Aryansyah mengatakan, sumur minyak ilegal masih menjadi permasalahan utama di kabupaten itu. Pengelolaan yang tidak sesuai standar sangat rentan kecelakaan kerja.

“Itu bukan wewenang provinsi, kabupaten lapor ke Dirjen Migas. Informasi yang kami peroleh Dirjen Migas belum turun tangan,” kata dia.

Meski sudah diawasi, masih banyak masyarakat yang secara sembunyi-sembunyi mengelola tambang ilegal. Pemerintah dapat melegalkan aktivitas itu dengan pengelolaan sesuai aturan.

“Prinsipnya ongkos, angkat, dan angkut, bisa menggunakan BUMD atau KUD. Namun masalah ini masih dibahas lebih lanjut,” pungkasnya.**

 

 

 

 

Merdeka.com

Comment