Warga Suku Asmat Curhat ke Presiden, Menteri PU Diperintahkan Bangun Rumah Untuk 44 KK

oleh -
Jokowi berbincang dengan warga Suku Asmat. ©Biro Pers Sekretariat Presiden/Rusman

BERSERIPOS.COM – Presiden Joko Widodo akan membangun rumah untuk warga Suku Asmat, Papua. Hal tersebut disampaikan Jokowi saat salah satu warga, Venansus.

Venansus mengungkapkan keluh kesah lantaran masih tinggal dan menumpang di lahan orang lain dengan bantuan TNI AL.

“Siapa yang rumahnya ada di situ?” tanya Jokowi kepada Venansus dan warga di sana saat meninjau vaksinasi di halaman kantor Bupati, Kabupaten Merauke, Papua, dalam siaran youtube sekretariat presiden, Senin (4/10).

“Semuanya rumahnya ada kurang lebih 40-an,” ucap warga tersebut.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pun menanyakan kembali rumah yang mereka tempati saat ini. Bupati Merauke Romanus Mbaraka menjelaskan bahwa pihaknya saat ini sedang mencarikan lahan untuk warga Suku Asmat tinggal.

“Jadi mereka ini tanahnya masih tanah numpang. TNI Angkatan Laut masih membantu. Tapi kita sedang cari tanah,” katanya.

Mendengar itu, Jokowi langsung memerintahkan agar Basuki bisa membantu membangun rumah yang layak untuk mereka. Nantinya kata Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut ada 44 KK yang akan menempati.

“Carikan tanah aja nanti menteri PU yang bangun. Jelas semuanya. Tanahnya Pak Bupati, bangunnya Pak PU. Berapa? 44 KK,” kata Jokowi kepada Bupati dan Basuki.

Sementara itu Venansus pun senang bisa berbicang dengan Jokowi dan mengutarakan keluh kesah warga Asmat. Dia mengatakan kepada Jokowi ingin mendapatkan rumah dan air yang layak.

“Saya minta bapak mohon rumah yang layak, air. Itu saja yang saya minta,” ungkapnya

Dia pun senang dan bangga mendengar Jokowi akan membangunkan rumah untuk mereka, yaitu dengan bantuan bupati dan PUPR.

“Saya bangga dan senang. Saya langsung berbicara dengan Bapak. Terima kasih Bapak, Tuhan memberkati,” katanya.**

 

 

 

 

 

Merdeka.com

Comment