Masjidil Haram Mulai Beroperasi Dengan Kapasitas Penuh, Jemaah Diizinkan Salat Berdekatan

oleh -
Seorang petugas polisi wanita Saudi berjaga-jaga saat jemaah haji melakukan Tawaf terakhir di Mekah, Arab Saudi 20 Juli 2021. Sejak April polisi wanita berjaga di pintu-pintu masuk Masjidil Haram untuk membantu pengunjung perempuan yang memerlukan bantuan. REUTERS/Ahmed Yosri.

BERSERIPOS.COM – Mulai Minggu (17/10), Masjidil Haram di kota suci Makkah, Arab Saudi, beroperasi dengan kapasitas penuh. Para jemaah diizinkan salat berdekatan tanpa berjarak. Ini merupakan pertama kalinya diberlakukan sejak pandemi Covid-19.

Kebijakan ini dilaksanakan setelah Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menyetujui sejumlah pelonggaran tindakan pencegahan Covid-19, termasuk mengizinkan Masjidil Haram beroperasi dalam kapasitas penuh, seperti dilaporkan Biro Pers Saudi (SPA).

Negara kerajaan ini juga mengizinkan perkumpulan dan akan mencabut kewajiban masker bagi orang yang telah menerima dosis penuh vaksin Covid-19.

Dilansir Al Arabiya, Minggu (17/10), para pekerja mencabut tanda di lantai yang memandu orang untuk melakukan jaga jarak di dalam dan sekitar Masjidil Haram.

Gambar dan cuplikan video pada Minggu pagi menunjukkan orang-orang sedang salat dengan saf yang berdekatan.

Sementara aturan jaga jarak dicabut, pihak berwenang mengatakan pengunjung harus divaksinasi penuh dan harus tetap memakai masker di dalam masjid.

Pada Agustus, Arab Saudi mengumumkan akan mulai menerima warga asing yang telah divaksinasi untuk melaksanakan umrah.**

 

 

 

 

 

 

 

Merdeka.com

Comment