Ditangkap Warga, Pencuri di Kampar Riau Diserahkan ke Polisi

oleh -
Ilustrasi (Internet)

BERSERIPOS.COM – Terduga pelaku pencurian diamankan Polisi usai tertangkap tangan oleh warga.

Kejadian itu terjadi di Desa Sungai Rambai Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau pada Jumat malam (22/10/2021).

Pelaku pencurian ketahui adalah SJ alias SL (24), seorang buruh warga Desa Sungai Rambai Kecamatan Kampar Kiri.

Selain pelaku, Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yakni, tas sandang warna hitam, Tas Ransel warna abu-abu, satu unit kompor gas dua tungku merk Rinnai, satu tabung gas Elpiji 3 Kg, satu jerigen 5 liter berisi racun rumput merk Ridox serta satu karung goni merek Za warna putih.

Terungkapnya kejadian ini bermula pada Sabtu malam (23/10/2021) sekira pukul 22.00 Wib, dimana saat itu warga Desa Sungai Rambai telah mengamankan seorang terduga pelaku pencurian di rumah korban bernama Supardi, lalu pelaku dibawa oleh warga ke rumah aparat Desa setempat.

Selanjutnya atas anjuran Aparat Desa Sungai Rambai, agar menghubungi dan menyerahkan terduga pelaku beserta barang bukti kepada pihak yang berwajib. Lalu sekitar pukul 04.00 wib, anggota Polsek Kampar Kiri tiba di Desa Sei Rambai untuk mengamankan terduga pelaku pencurian tersebut.

Terhadap terduga pelaku pencurian beserta barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Kampar Kiri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Saat diinterogasi petugas, SJ alias SL sempat mengakui perbuatannya melakukan pencurian dirumah korban sdr. Supardi. Barang bukti itu merupakan barang-barang yang diambilnya dari rumah korban.

Kapolsek Kampar Kiri, Kompol Bambang Sugeng SH, MH saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersangka kasus pencurian ini.

Ia mengatakan bahwa saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan kantor Polsek Kampar Kiri.

“Sudah kita amankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (25/10).

Dia juga mengapresiasi terhadap tindakan warga tempatan yang telah berkoordinasi dengan pihak Kepoliian tanpa main hakim sendiri.

Menurutnya, dalam penegakan hukum ada aturannya, tidak bisa dilakukan dengan tindakan yang sewenang wenang.

“Apa yang dilakukan warga dalam kejadian itu patut kita apresiasi,” tutur Bambang Sugeng.**

Comment