Lapas Bangkinang Gagalkan Penyelundupan Narkoba, Sabu Dimasukan Dalam Gulai Ayam

oleh -

BERSERIPOS.COM – Nampaknya strategi penanggulangan pencegahan peredaran narkoba di Lapas Kelas IIA Bangkinang patut diapresiasi, pasalnya kali ini pihak Lapas Bangkinang berhasil menggagalkan penyelundupan barang yang diduga narkoba jenis Sabu untuk diberikan kepada wargabinaan.

Dalam upaya penggagalan kali ini tiga orang narapidana terpaksa diamankan petugas untuk dimintai keterangan seputar temuan barang haram tersebut.

Kepala Lapas Kelas IIA Bangkinang, Sutarno, mengatakan bahwa pihaknya berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang yang diduga narkoba berkat kejelian para petugas jaga.

Penyelundupan sabu ke dalam Lapas terbongkar setelah petugas curiga dengan paket kiriman makanan yang dikemas dalam bentuk gulai ayam.

“Barang yang diduga narkoba jenis Sabu itu ditemukan petugas dalam gulai daging ayam, ujarnya saat dikonfirmasi berseripos.com, Senin (25/10).

Sutarno mengatakan, pemeriksaan barang yang masuk dilakukan dengan dua tahap, pemeriksaan secara manual dan melalui x-ray.

Temuan barang yang diduga narkoba itu berawal dari kecurigaan petugas jaga yang menemukan makanan gulai ayam dengan bentuk yang tak lazim.

“Saat itu memang ada jadwal pengiriman makanan, satu persatu dilakukan pemeriksaan dengan dua tahap. Dari pemeriksaan itu petugas merasa curiga dengan makanan yang dikemas dalam bentuk gulai ayam lalu berinisiatif untuk membongkar isi gulai dan ditemukan 4 paket yang di duga narkoba jenis sabu yang sudah dibungkus plastik,” bebernya.

Dia juga menjelaskan pada proses pengiriman makanan para pengirim diwajibkan meninggalkan identitas resmi, hal itu bertujuan apabila ada barang-barang yang mencurigakan pihak Kepolisian mudah melacak para pelaku.

Sutarno juga mengakui bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk melaporkan temuan tersebut. Temuan itu langsung ia sampaikan ke Kasat Narkoba Polres Kampar.

“Saat kejadian kita langsung melaporkan ke pihak Polres Kampar. Pihak Kepolisian juga sempat melakukan pemeriksaan dalam makanan yang kemas dalam bentuk gulai itu. Pemeriksaan itu langsung disaksikan sejumlah petugas Lapas, satu persatu sabu keluarkan dari makanan yang sudah dicampur kedalam gulai tersebut,” bebernya.

Dirinya juga mengapresiasi langkah Polres Kampar yang cepat dalam merespon laporan dari pihak Lapas Bangkinang.

Menurutnya, sinergitas yang dibangun merupakan salah satu bentuk komitmen bersama dalam memberantas peredaran narkoba khususnya di dalam Lapas Bangkinang.

“Patut kita apresiasi, Ini merupakan sinergitas yang harus dijaga,” kata Sutarno.

Tiga Narapidana Diamankan Termasuk Perempuan Pengantar Makanan.

Kasat Narkoba Polres Kampar, AKP Daren Maysar SH mengaku bahwa saat ini pihaknya sudah mengamankan tiga narapidana untuk dilakukan penyelidikan, termasuk seorang wanita pengantar makanan.

Mereka dibawa ke Polres Kampar untuk diperiksa satu persatu terkait temuan narkoba itu.

“Satu kita tetapkan sebagai tersangka, dia yang memesan makanan dari seseorang yang kini berstatus sebagai DPO, sementara dua napi dan perempuan pengantar makanan masih berstatus saksi,” kata Mantan Kapolsek Bangkinang Barat itu.

Pihaknya juga mengaku sampai saat ini masih terus berupaya untuk melakukan pengembangan terkait jaringan narkoba yang melibatkan narapidana di Lapas Bangkinang.

“Masih kita lakukan pengembangan seputar temuan narkoba itu, saat ini yang bersangkutan masih menjani pemeriksaan,” jelas Daren.**(Yudha)

Comment