Polisi Tangkap Pelaku Narkoba di Kampar Riau, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan

oleh -

BERSERIPOS.COM – Tiga pria yang diduga sebagai pelaku narkoba di Kampar, Riau berasil ditangkap aparat Kepolisian, Jumat (5/11)

Para pelaku berinisial BG (21), DE (33) dan JU (21). Mereka merupakan warga Desa Kota Bangun Kecamatan Tapung Hilir, Kampar, Riau.

Selain menangap para pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yakni, 3 paket narkotika jenis shabu seberat 1,30 gram, 2 unit timbangan elektrik, peralatan penggunaan shabu serta 3 unit Handphone.

Kapolsek Tapung Hilir IPTU Aprinaldi mengungkapkan kronologi penangkapan para pelaku.

Ia mengatakan bahwa kasus ini berawal pada Jumat siang (05/11/2021), saat itu pihaknya mendapat informasi tentang penyalahgunaan dan peredaran narkoba di wilayah Desa Kota Bangun.

Pihaknya juga melakukan penyelidikan terkait informasi yang didapat hingga menuju pada penangkapan.

“Dari hasil penyelidikan didapat informasi lanjutan tentang keberadaan target yang diketahui berada di Jalan Poros Desa Kota Bangun Kecamatan Tapung Hilir. Sekira pukul 12 00 Wib Tim berhasil mengamankan terduga pelaku inisial BG. Selanjutnya dilakukan penggeledahan terhadap BG, dan ditemukan barang bukti 3 paket narkotika jenis shabu terbungkus plastik bening, yang disembunyikan dalam kotak rokok merk sampoerna dan kotak milenium ball pada saku celana pelaku,” kata Kapolsek dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Saat diinterogasi petugas, jelas Dia, tersangka BG mengakui bahwa narkotika tersebut adalah miliknya yang didapat dari temannya DE warga setempat. Tanpa buang waktu tim langsung melakukan pengembangan dan berhasil menangkap DE serta temannya JU.

“Hasil Introgasi terhadap DE, dirinya mengakui bahwa narkotika tersebut memang berasal darinya untuk dijualkan oleh BG, sementara temannya JU juga mengaku bahwa dirinya baru saja mengkonsumsi narkotika jenis shabu bersama DE dirumahnya,” bebernya.

Ia mengatakan bahwa saat ini para pelaku telah diamankan di Polsek Tapung Hilir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Ketiganya akan dijerat dengan pasal 114 ayat (1) junto pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama 5 tahun,” kata Kapolsek memungkasi.**

Comment