Vonis Bebas Kasus KDRT di Kampar Riau, JPU Rampungkan Memori Kasasi

oleh -
Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Kampar, Hari Naurianto.

BERSERIPOS.COM – Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kampar yang menangani perkara terdakwa Hermayalis telah menyerahkan memori kasasi, Selasa (16/11).

Penyampaikan memori kasasi ini lanjutan dari pernyataan pihak JPU yang menyatakan mengajukan kasasi atas putusan PN Bangkinang yang menjatuhkan vonis bebas terhadap terdakwa, Hermayalis.

“iya, sudah kita serahkan ke PN Bangkinang. Nanti akan diteruskan ke Mahkamah Agung. Ini merupakan pelaksanaan dari Pasal 248 KUHAP dimana Pemohon kasasi wajib mengajukan memori kasasi dalam jangka waktu 14 hari setelah permohonan kasasi diajukan,” ujar Kasi Pidum Kejari Kampar, Hari Naurianto, SH,.MH saat dikonfirmasi, Selasa (16/11).

Terkait materi alasan permohonan kasasi, Hari mengatakan hal itu sudah dituangkan dalam memori Kasasi secara rinci.

Menurutnya, dalam penyusunan memori kasasi pihaknya sudah merampungkan secara matang, sehingga diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi majelis hakim Kasasi Mahkamah Agung.

“Kami serahkan sepenuhnya kepada Majelis Hakim Kasasi pada Mahkamah Agung untuk mempertimbangkannya. Yang jelas ada alasan mengapa kami merasa vonis bebas tersebut belum dapat diterima sehingga menggunakan upaya hukum kasasi,” kata Hari.

Sebelumnya, pada tanggal 9 November yang lalu Jaksa Penuntut Umum tegah tengah menyusun memori kasasi menyusul putusan bebas dalam kasus dugaan Kekarasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang menyeret nama Ketua Koperasi Iyo Basamo Desa Terantang, Hermayalis.

Memori Kasasi ditelaah setelah pihak JPU menerima salinan putusan yang telah diberikan pada minggu lalu.

Hari menilai upaya hukum tersebut diajukan lantaran merasa keberatan atas putusan bebas telah diberikan kepada terdakwa, Hermayalis.

Dari awal proses penyelidikan, penyidikan, hingga penuntutan, JPU meyakini bukti-bukti yang diajukan dalam perkara tersebut sudah sangat kuat.

Namun demikian, Kata Hari, pihaknya juga tetap menghormati putusan majelis hakim yang sudah diberikan dengan melalui tahapan demi tahapan.

“JPU tentunya wajib menghormati putusan majelis hakim. Tentunya JPU juga mempunyai hak untuk menyatakan kasasi dan upaya itu kita lakukan sekarang,” bebernya.

Ia juga berharap agar seluruh dakwaan yang akan dipaparkan dapat dikabulkan oleh pihak majelis kasasi Mahkamah Agung, mengingat penyusunan memori kasasi pihak JPU diberikan waktu selama 14 hari pasca menyatakan banding.

Dengan telah rampungnya memori kasasi ini Hari berharap agar majelis kasasi Mahkamah Agung dapat memutuskan seadil adilnya dengan mempertimbangkan segala aspek.

“Sudah diserahkan, saya harap majelis hakim kasasi Mahkamah Agung dapat memberikan putusan yang lahir dari mempertimbangkan berbagai aspek secara mendalam yang didasarkan dengan nilai keadilan, kepastian, dan atau kemanfaatan hukum,” kata Hari memungkasi.** (Yudha)

Comment