Kelangkaan Pupuk Subsidi, Gubernur Kesal Kepada Kadis

oleh -
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menjelaskan soal kritik dan tudingan simpang-siur FDT 2020, Senin (13/1/2020)(KOMPAS.COM/MEI LEANDHA ROSYANTI)

BERSERIPOS.COM – Kelangkaan pupuk subsidi yang kembali terjadi di Sumatera Utara (Sumut) membuat Edy Rahmayadi menjadi kesal. Gubernur Sumut tersebut menyoroti kinerja Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Bahruddin Siregar.

Edy mengatakan bawahannya tersebut tidak cekatan dalam mengatasi permasalahan langkanya pupuk susidi. Apalagi kelangkaan tersebut terjadi menjelang musim tanam yang dilakukan petani.

“Bicara itu capek kali aku,” ujar Edy di Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Sudirman Medan, dilansir dari inews.id Jumat (19/11/2021).

Menurut dia, Kepala Dinas Bahruddin Siregar tidak bisa diajak bicara mengenai persoalan ini. Anak buahnya tersebut juga terlihat tenang melihat persoalan langkanya pupuk subisdi.

“Tapi yang diajak bicara pun tenang-tenang aja itu yang bikin susah,” ucapnya.

Sementara itu Anggota DPRD Sumatera Utara, Mangapul Purba menyoroti soal kelangkaan pupuk bersubsidi di beberapa kabupaten dan kota Sumut.  Dia mengatakan, saat ini petani petani Sumut menangis akibat tidak seimbangnya antara biaya bercocok tanam dengan hasil panen yang diperoleh.

Meskipun temuan tersebut ada di Kota Pematangsiantar dah Simalungun. Namun, dia meyakini bahwa persoalan pupuk langka dan mahal juga terjadi di seluruh provinsi.

Mangapul menegaskan persoalan ini menjadi persoalan bersama yang harus segera dicari solusinya oleh pemerintah daerah dan pemerintah pusat dengan melibatkan anggota DPR.**

Comment