Membahayakan, Ternyata Ada Tambang Pasir di Lokasi Tenggelamnya Kakak Beradik di Sungai Kampar

oleh -

BERSERIPOS.COM – Petugas gabungan Kabupaten Kampar secara resmi menghentikan pencarian korban yang hanyut di Sungai Kampar tepatnya di wilayah Desa Terantang Kecamatan Tambang, Kampar, Riau.

Pencarian dinyatakan selesai setelah ketiga korban yang merupakan kakak beradik itu berhasil ditemukan.

Ketiga korban itu ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Namun dalam proses pencarian, petugas mengaku sempat mengalami kesulitan saat melakukan proses penemuan jasad korban, hal itu disebabkan oleh kontur dasar sungai yang berbentuk palung.

“Untuk kondisi dasar sungai banyak palung dan batang kayu, itu yg menyulitkan pencarian dari permukaan air,” ujar Kepala Pusdalops BPBD Kabupaten Kampar, Adi Candra kepada berseripos.com, Sabtu malam (4/12).

Candra mengatakan Basarnas juga merasa kesulitan melakukan penyisiran dalam air, sehingga pihaknya meyakini bahwa aktifitas tambang pasir adalah penyebabnya yang membuat dasar sungai menjadi berundak/berpalung.

“Mengingat di lokasi banyak penambangan pasir yang membuat kontur dasar sungai berundak/berpalung dan ini sangat berbahaya bagi masyarakat,” bebernya.

Dalam proses pencarian terdahap korban, Dia juga mengaku bahwa sempat memonitor situasi setempat.

Banyaknya aktifitas penambang pasir yang menjamur di lokasi dengan mesin mesin hisapnya membuat petugas merasa kesulitan.

“Untuk yang di TKP tempat korban ada 2 unit, tapi kayaknya kalau sepanjang sungai banyak,” sebutnya.

Saat disinggung dengan aktifitas penambangan pasir itu Candra menyarankan agar hal itu hendaknya ditanyakan langsung ke Kepala Desa maupun Camat setempat.

Diketahui, Tiga kakak beradik hanyut terseret arus Sungai Kampar, pada Jumat siang (03/12/2021) di wilayah Desa Terantang Kecamatan Tambang, Kampar, Riau. Ketiga korban merupakan kakak beradik.

Kapolsek Tambang IPTU Mardani Tohenes MH, mengungkapkan kronologi peristiwa tersebut. Ia mengungkapkan bahwa kejadian itu berawal pada Jumat (03/12/2021) sekira pukul 09.00 wib, saat itu ayah korban bersama ibu korban mengajak ketiga anaknya pergi memancing di Sungai Kampar wilayah Desa Terantang Kecamatan Tambang, Riau

Sesampai dilokasi ayah korban langsung memancing, sedangkan istrinya dan 3 orang anaknya mandi dipinggiran sungai.

“Jadi pada pukul 11.30 wib ayahnya sedang memancing ikan, tiba-tiba ketiga anaknya terseret arus. Saat itu ibunya berusaha menarik korban namun tidak bisa dan akhirnya ketiga korban hanyut dan tenggelam terseret arus sungai,” ujar Mardani dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Dari awal kejadian petugas gabungan langsung melakukan pencarian setelah informasi tenggelamnya korban diterima.

Dua dari tiga korban berhasil ditemukan oleh Tim Gabungan Basarnas Riau, Polres Kampar, BPBD Kampar dan Tagana pada Sabtu dinihari (04/12/2021).

Korban pertama yang ditemukan adalah Wulan (Pr 20).

Wulan ditemukan sekitar pukul 00.26 WIB. Kemudian Yusuf (Lk 3) ditemukan sekitar 06.30 WIB.

Sementara korban yang terakhir adalah Naila (Pr 5) yang berhasil ditemukan pada Sabtu malam sekitar pukul 21:00 WIB.** (YD)

Comment