Puluhan WNA Ditolak Masuk Indonesia, Ini Penyebabnya

oleh -
Ilustrasi. Beberapa Warga Negara Asing (WNA) tampak bingung di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (29/12/2020). Sejumlah WNA tersebut umumnya dengan tujuan Bali tersebut tampak kecewa karena harus menjalani isolasi dan tidak dapat melakukan perjalanan langsung. Bagi WNA yang tiba di Indonesia terhitung per tanggal 28 Desember hingga 31 Desember 2020 mendatang, diberlakukan aturan sesuai ketentuan dalam adendum Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 3 Tahun 2020. Melalui ketentuan tersebut, WNA yang akan memasuki Indonesia diwajibkan untuk menunjukkan hasil tes RT-PCR dari negara asal dan melakukan pemeriksaan ulang setibanya di Indonesia. Selain itu, rapat kabinet terbatas tanggal 28 Desember 2020 memutuskan untuk menutup sementara dari tanggal 1 sampai 14 Januari 2021 masuknya warga negara asing atau WNA dari semua negara ke Indonesia untuk mengantisipasi virus Covid-19 varian baru masuk ke Indonesia. (Hanung Hambara/Jawa Pos)

BERSERIPOS.COM – Sebanyak 58 warga negara asing (WNA) dari berbagai negara ditolak masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), sepanjang periode terbang 29 November sampai 8 Desember 2021.

Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Habiburrahman menerangkan, 58 WNA yang ditolak masuk ke Indonesia oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta itu karena sejumlah alasan.

“Karena tidak jelas maksud dan tujuan WNA itu ke Indonesia, itu ada 30 WNA yang kami tolak karena alasan tersebut, kemudian 24 WNA lain yang kami tolak karena WNA tersebut tidak memenuhi kriteria Permenkumham tentang pemberian visa dan izin tinggal keimigrasian dalam masa penanganan penyebaran Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional,” kata Habibburrahman dikutip dari batamnews.com, Kamis (9/12/2021).

Sementara empat WNA lainnya yang ditolak masuk ke Indonesia itu terkait pembatasan sementara orang asing yang pernah tinggal, dan atau mengunjungi wilayah tertentu yang terkonfirmasi terjadi penyebaran corona varian Omicron.

“Keempat WNA yang ditolak itu karena terindikasi pernah mengunjungi atau tinggal di negara-negara terkonfirmasi penyebaran varian Omicron,” bebernya.

Dia juga menyebutkan, sepanjang periode 29 November sampai 8 Desember 2021 ini ada 31.677 WNA dan WNI masuk ke Indonesia melalui Bandara Soetta. Sementara 29.436 WNA dan WNI terbang ke luar negeri dari Bandara Soetta dalam periode itu.

“Adapun lima negara pelintas yang banyak masuk ke Indonesia antara lain dari penerbangan asal China, Korea Selatan, India, Jepang dan Rusia. Dan untuk negara-negara tujuan WNI dan WNA terbang ke luar negeri dari Bandara Soetta, adalah China, India, Korea Selatan, Jepang dan Malaysia,” terang dia.

Sementara 58 WNA yang ditolak masuk ke Indonesia melalui Bandara Soetta, diantaranya berasal dari Pakistan, Nigeria, Filipina, Australia dan Ghana.**

Comment