Polisi Terbitkan Surat Penangkapan Terhadap KA, Pelaku Illegal Logging di Kawasan Hutan Konservasi Area PT. PSPI Kampar

oleh -
Barang buktinya 1 Unit Truk Colt Diesel Nopol BM-9576-OU Warna kuning

BERSERIPOS.COM – Seorang pria yang diduga sebagai pelaku Illegal Logging atau pembalakan liar ditangkap oleh pihak Kepolisian dari Unit Reskrim Polsek Kampar Kiri, Kamis (9/12).

Diduga pelaku tersebut melakukan pembalakan liar di kawasan hutan konservasi area PT. PSPI wilayah Desa Kebun Durian Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar, Riau.

Terduga merupakan warga Desa Pongkai Kecamatan Kampar Kiri Tengah.

Kapolsek Kampar Kiri, Kompol Bambang Sugeng MH mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengamankan seorang pria berinisial KA pada Kamis siang tadi.

Selain mengamankan terduga pelaku, pihak juga mengamankan sejumlah barang bukti terkait kasus Illegal Logging di kawasan

“Barang buktinya 1 Unit Truk Colt Diesel Nopol BM-9576-OU Warna kuning, 31 Tual kayu bulat jenis campuran, sebilah parang serta 2 buah jerigen warna putih,” ujar Bambang dalam keterangan tertulis yang diterima Berseripos.com.

Bambang juga menjelaskan terkait dengan pengungkapan kasus tersebut

Kata Dia, pengungkapan kasus ini berawal pada Kamis (09/12/2021) sekira pukul 10.00 Wib, saat itu beberapa petugas Security PT. PSPI tengah melakukan patroli rutin di kawasan Hutan Konservasi.

Saat mereka melewati Kawasan Hutan Gramble PT. PSPI tepatnya dipetak 175, ditemukan Truk Colt Diesel Nopol BM-9576-OU warna kuning beserta beberapa orang, tengah memuat kayu yang telah ditebang dan dipotong ke dalam bak truk.

“Mendapati hal itu, security PT. PSPI ini langsung mengamankan pelaku beserta truk bermuatan kayu tersebut, selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa dan diserahkan ke Polsek Kampar Kiri untuk pengusutannya,” beber Kapolsek menjelaskan.

Usai mengamankan terduga pelaku, pihak Kepolisian melakukan pengembangan dengan memeriksa sejumlah saksi termasuk KA.

“Kita amankan barang bukti dan kita lakukan pemeriksaan terhadap saksi saksi termasuk KA. Setelah didapatkan bukti permulaan yang cukup, penyidik langsung menetapkan KA sebagai tersangka dan menerbitkan surat penangkapannya,” beber Kapolsek.

Saat ini, Kata Dia, pelaku telah dibawa ke Kantor Polsek Kampar Kiri untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Pelaku akan dijerat dengan pasal 82 ayat (1) huruf a dan b Junto pasal 12 huruf b, d dan e Undang-undang RI Nomor 18 Tahun 2013, tentang Pencegahan dan Pemberantasan Pengrusakan Hutan, sebagaimana telah diubah dengan pasal 37 angka (12) huruf b dan angka (13) huruf a dan b Undang-undang RI Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja,” tukas Bambang.**

Comment