Jadi Bandar Narkoba, Warga Pelalawan Ditangkap di Kampar Riau, Ada yang Masih DPO

oleh -
Seorang Bandar Narkoba yang Diamankan Oleh Aparat Kepolisian. (Dok: Humas Polres Kampar)

BERSERIPOS.COM – Seorang pria yang diduga sebagai pengedar narkoba berhasil ditangkap oleh aparat Kepoisian, Rabu (8/12). Terduga ditangkap di Desa Pulau Payung Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar, Riau.

Diketahui pria tersebut merupakan warga Desa Sekijang Kecamatan Bandar Sekijang, Pelalawan berinisial MU alias IM (37).

Kapolres Kampar melalui Kasatres Narkoba AKP Daren Maysar SH mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengamankan pelaku dan sejumlah barang bukti lainnya.

Barang bukti itu berupa bukti 1 paket narkotika jenis shabu terbungkus plastik bening seberat 5,28 Gram, 2 unit timbangan digital, 2 pak plastik bening, sebuah bong, sebuah kotak rokok merek On Bold dan 1 unit Hp Merk Asus warna Grey yang digunakan pelaku.

“Jadi semua barang bukti itu didapat dari pelaku,” ujar Daren dalam keterangan tertulis yang diterima Berseripos.com, Minggu (12/12)

Daren juga membeberkan kronologi awal penangkapan pengedar narkoba tersebut.

Ia mengatakan bahwa pengungkapan kasus ini berawal pada Rabu (08/12/2021) sekira pukul 20.30 Wib, saat itu Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar tengah melakukan penyelidikan terkait maraknya penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis shabu di wilayah Desa Pulau Payung Kecamatan Rumbio Jaya, Kampar, Riau.

“Dari hasil penyelidikan, Tim mengamankan seorang yang dicurigai sebagai pelaku narkoba yaitu MU alias IM, selanjutnya didampingi aparat desa setempat dilakukan penggeledahan terhadap tersangka,” paparnya.

“Dari tersangka ditemukan barang bukti 1 paket narkotika jenis shabu terbungkus plastik bening dalam Kotak rokok On Bold, serta sejumlah barang bukti lainnya terkait kasus ini,” tambahnya.

Daren mengatakan pihaknya juga sempat melakukan pemeriksaan terhadap IM, termasuk melakukan tes urine. Saat diinterogasi, Kata Dia, pelaku juga mengakui barang bukti yang ditemukan miliknya.

“Saat diinterogasi, pelaku mengakui bahwa barang bukti narkotika tersebut adalah miliknya yang diperoleh dari sdr. S (DPO). Pelaku juga positif Methamphetamine. Kini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut dan akan dijerat dengan pasal 114 ayat (1) junto pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama 5 tahun,” kata Deren menjelaskan.**

Comment